Kisah Pembunuhan Khalifah Utsman bin Affan (bag. 2)

Wafatnya Khalifah Utsman bin Affan

Tatkala syubhat-syubhat ?Yang hakikatnya lemah tadi? Tidak dapat terbendung, maka barah kebencian sudah menyulut pada hati-hati para pemberontak. Akhirnya, mereka tiba ke Madinah dan mengepung rumah Utsman. Mereka meminta supaya Utsman meninggalkan kekhalifahannya atau mereka akan membunuhnya.

Tetapi, Ibnu Umar segera masuk menemui Utsman dan mendorongnya agar beliau jangan hingga menanggalkan kekhalifahannya lantaran berarti itu sudah membuat sunah yang buruk, sebagai akibatnya setiap kali manusia nir menyenangi pemimpinnya, maka mereka akan mencopot paksa kepemimpinan tadi. Utsman pun menyadari bahwa inilah rekaan yg sejak jauh-jauh hari telah diberitakan sang Rasulullah shalallahu ?Alaihi wa sallam. Lantaran itu, Utsman hanya bisa bersabar dan menyerahkan urusannya pada Allah Subhanahu wa Ta?Ala.

Baca juga: Kisah Pembunuhan Khalifah Utsman bin Affan (bag. 1)

Akhirnya, orang-orang Khawarij tadi memanjat tempat tinggal Utsman, lalu pedang-pedang mereka mengalirkan darah Utsman yg suci sedang beliau tengah berpuasa dan membaca kitabullah, sampai tetesan darah pertama tatkala membaca:

????????????????? ????? ?????? ?????????? ??????????

?Maka Allah akan memelihara engkau berdasarkan mereka. Dan Dialah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.? (QS. Al-Baqarah: 137)

Di malam hari sebelum Utsman tewas dunia, dia bermimpi bertemu Rasulullah shallallahu ?Alaihi wa sallam dan beliau mengungkapkan, ?Wahai Utsman, berbukalah bersama kami.? Dan tatkala Subuh beliau berpuasa & mati dunia di hari itu pula.

Hikmah Dari Peristiwa Berdarah Ini

Beberapa pelajaran berharga di antaranya:

1.) Aksi demonstrasi dan protes merupakan buah teladan berdasarkan kaum Khawarij, menggunakan berpijak dalam syubhat-syubhat yg lemah mereka menghalalkan yg haram. Pada hakikatnya mereka adalah orang-orang yg senang membuat kerusakan pada muka bumi.

Dua.) Merupakan kewajiban seseorang mukmin tatkala mendapat berita hendaklah untuk tasabbut (mencari kebenaran liputan) terlebih dahulu, jangan eksklusif asal percaya. Terlebih lagi bila fakta itu tiba dari orang-orang fasik yg nir menjaga muru?Ah. Al-Qur?An mengajari kita berhati-hati dalam menerima kabar-berita yg belum kentara sumbernya apalagi yg menyangkut kehormatan kaum muslimin.

3.) Figur Utsman merupakan teladan bagi kita dalam membelanjakan harta yg telah diberikan Allah Subhanahu wa Ta?Ala. Maka hendaknya para saudagar kaya, para konglomerat, sadar bahwa harta akan berguna baginya apabila dipakai untuk menunjang kehidupan akhirat yang abadi.

Sumber: kisahmuslim.Com

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Kisah Pembunuhan Khalifah Utsman bin Affan (bag. 2)"