Kebijakan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tentang Pernikahan

Banyak cerita mengenai kebaikan yg dilakukan Umar bin Abdul Aziz waktu menjabat sebagai Khalifah Bani Umayyah (717-720 M). Meski masa pemerintahannya hanya sebentar, lebih kurang dua tahun, akan tetapi khalifah yang berjuluk Umar II ini memiliki prestasi yang begitu gemilang. Pemikirannya pun sangat brilian sehingga kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya begitu progresif dan reformatif.

Umar II memang dikenal sebagai khalifah yg sederhana, hati-hati, zuhud, cerdas, bijaksana, dan pro terhadap warga yang kurang sanggup. Kebijakan-kebijakan yg dikeluarkannya memang benar -benar memberikan pengaruh pada masyarakat kecil. Bahkan kepada rakyatnya yg hendak menikah akan tetapi nir sanggup membayar mahar. Perhatian Umar bin Abdul Aziz sampai juga ke situ.

Merujuk kitab Umar bin Abdul Aziz: Sosok Pemimpin Zuhud & Khalifah Cerdas (Abdul Aziz bin Abdullah al-Humaidi, 2015), Khalifah Umar bin Abdul Aziz hingga menciptakan kebijakan yg menyasar pada rakyatnya yg ingin menikah namun nir mempunyai biaya . Dia menetapkan bahwa siapapun yg nir bertenaga membayar mahar maka negara akan menanggungnya. Alias, beliau menaruh subsidi pada rakyatnya yg memiliki asa buat menikah akan namun nir memiliki uang buat membayar mahar.

Demikian keputusan yg dibuat Khalifah Umar bin Abdul Aziz saat berada pada Masjid Kufah sebagaimana diungkapkan Muhammad bin Sa?Ad berdasarkan Abu al-A?La. Bukan hanya itu, Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga tetapkan bahwa siapapun yang mempunyai tanggungan akan tetapi ia nir bisa membayarnya maka negara akan menanggungnya jua.

Khalifah Umar bin Abdul Aziz sadar betul bahwa kebijakannya itu akan mencegah kerusakan-kerusakan akibat rakyatnya tidak sanggup menikah karena tidak punya uang. Dia pula paham bahwa generasi yg baik akan menentukan masyarakat yang baik. Oleh karena itu, melalui kebijakan itu dia tengah berusaha buat membentuk generasi yang baik.

Dengan mengeluarkan kebijakan ini, Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga sudah melakukan reformasi terhadap masyarakatnya. Bagi Khalifah Umar bin Abdul Aziz, kekayaan negara wajib dipakai buat memakmurkan masyarakat kecil yang membutuhkan. Ia sangat tegas pada para pejabatnya yang mengambil kekayaan negara yang bukan haknya. Bahkan, ia nir segan-segan buat memecat para pejabatnya yg menyeleweng tanpa menahan saat.

Wallahu A?Lam

Sumber: Situs PBNU

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Kebijakan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tentang Pernikahan"