Kisah Mbah Maksum Menguji Kewalian Mbah Hamid

Mbah Maksum Lasem, salah satu pendiri NU, lahir pada Lasem pada tahun 1868 & wafat tahun 1972. Dalam hal usia, beliau lebih sepuh menurut KH. Hasyim Asy?Ari. Walaupun demikian, Mbah Maksum sangat menghormati Kiai Hasyim Asy?Ari, bahkan sempat berguru ke Tebuireng. Mbah Maksum sangat mencintai NU, bahkan tidak ridha kalau keturunannya tidak mengikuti NU.

Banyak urusan penting NU yg ?Disowankan? Para kiai kepada Mbah Maksum. Ini sama menggunakan yg dilakukan para kiai kepada Mbah Hamid Pasuruan. Pada masanya, poly kiai yang ?Menyowankan? Kasus penting NU pada Pasuruan. Kedua ulama ini dikenal menjadi sosok yang penuh karomah.

Ada kisah menarik dari 2 kiai akbar ini. Mbah Maksum lebih jauh sepuh menurut Mbah Hamid, lantaran usia Mbah Hamid ini seangkatan menggunakan putra Mbah Maksum, yakni KH. Ali Maksum. Kisah ini dituturkan oleh Pak Fahmi Akbar Idris (Wakil Ketua PWNU DIY saat ini) yang didapatkan berdasarkan KH Ali As?Ad Plosokuning menurut KH. Ali Maksum.

Pada suatu hari, Mbah Maksum menguji kewalian Mbah Hamid Pasuruan. Saat itu, Mbah Maksum butuh dana 25 juta buat sebuah keperluan. Sementara, Mbah Maksum nir mempunyai uang sebesar itu. Maka, ketika itu juga Mbah Maksum ingin menguji kewalian Mbah Hamid Pasuruan.

?Kalau Hamid itu wali, maka waktu ini aku butuh dana 25 juta,? Batin Mbah Maksum.

Sinyal sesama orang shaleh niscaya nyambung. Mereka itu frekwensinya sudah sinkron jalurnya, berdasarkan Gus Muwafiq. Maka, kalau sesuatu akan saling terhubung secara otomatis. Demikian jua yg terjadi antara Mbah Maksum & Mbah Hamid.

Mbah Hamid Pasuruan

Tidak lama selesainya itu, datang-datang Mbah Maksum kedatangan tamu satu bus. Entah bagaimana, tamu satu bus menaruh salam tempel pada Mbah Maksum. Setelah tamu pulang, salam tempel itu dihitung terdapat sejumlah uang 25 juta. Tidak lebih, nir kurang! Subhanallah!

Itulah frekwensi para wali Allah. Ujian Mbah Maksum direspon begitu cepat sang Mbah Hamid. Semua itu juga atas kehendak Allah, bukan kesombongan para kekasih-Nya. Mereka memang sangat dekat dengan Allah, sebagai akibatnya kehendak para kekasih ini selalu dikabulkan sang-Nya.

Wallahu A?Lam

Sumber: bangkitmedia.Com

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Kisah Mbah Maksum Menguji Kewalian Mbah Hamid"