Hukum Menggunjing Orang Lain Di Dalam Hati

Ghibah dan tidak baik sangka sanggup diucapkan secara ekspresi, namun mampu pula disimpan pada pada hati. Kita mampu saja menggunjing orang lain di dalam hati. Kita bercakap-cakap menggunakan diri kita perihal kekurangan orang lain.

Ghibah dan tidak baik sangka ini jelas dilarang seperti tertera pada keterangan Imam An-Nawawi ini dia:

?Ketahuilah, tidak baik sangka haram sebagaimana perkataan. Sebagaimana keharaman perkataanmu pada orang lain terkait kekurangan seseorang, maka engkau juga haram berkata kekurangan orang lain pada dirimu sendiri dan buruk sangka terhadapnya. Allah berfirman, ?Jauhilah poly sangka.? (QS. Al-Hujurat: dua). Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari & Muslim berdasarkan Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Bersabda, ?Jauhilah sangka karena sangkaan merupakan perkataan paling bohong.? Hadits yang maknanya serupa menggunakan ini cukup banyak. Yang dimaksud menggunakan sangkaan merupakan pembenaran dan keputusan oleh hati atas keburukan orang lain,? (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, hal. 295).

Sementara angan-angan yg terlintas pada benak kita terkait kekurangan orang lain tidak bisa ditolak. Ketidakberdayaan kita mengontrol angan-angan itu menjadi sebab atas ampunan Allah swt.

Angan-angan buruk yang terlintas di benak kita harus segera dilenyapkan dengan cara mendustakannya. Hanya menggunakan cara demikian, Allah mengampuni bersitan tidak baik wacana orang lain sebagai warta berikut adalah:

?Adapun angan-angan yang lewat pada benak seorang dan bisikan di dalam hati apabila nir permanen atau tidak ditetapkan sang yg bersangkutan maka itu dimaaf dari kesepakatan ulama. Pasalnya, lalu-lalang angan-angan (risi) itu bukan pilihan kita. Tiada jalan buat melepaskan diri. Ini yang dimaksud dalam sabda Rasulullah saw., ?Sungguh, Allah memaafkan umatku atas ucapan yang terbersit pada dalam dirinya selagi nir diutarakan atau diamalkan,?? (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, hal. 296).

Ulama menjelaskan bahwa angan-angan pada pada batin nir selalu ghibah atau gunjingan atas kekurangan orang lain. Angan-angan itu dapat berupa kemaksiatan apa saja yg terlintas & terbersit di benak kita. Semua ?Pikiran? Negatif itu mesti segera dilenyapkan dan diganti dengan pikiran positif.

Wallahu A?Lam

Sumber: Situs PBNU

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Hukum Menggunjing Orang Lain Di Dalam Hati"