Mbah Maimoen: Warga NU Jangan Memusuhi Habib

Pasca wafatnya Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Maimoen Zubair, beberapa tokoh juga orang-orang terdekat mendapatkan wejangan spesifik. Salah satunya merupakan politisi muda NU Nusron Wahid yang sempat bertemu Mbah Moen di Jakarta pada suatu malam menjelang keberangkatan haji terakhir dari KH. Maimoen Zubair.

"Mbah Maimoen menaruh 7 pesan berisi dua pesan yg sifatnya pribadi, dua pesan buat Bapak Jokowi, 2 pesan saya sampaikan malam ini, dan 1 pesan nanti pada waktu yang sempurna," ungkap Nusron pada peringatan 7 hari wafatnya Kiai Maimoen Zubair, Senin (13/08) malam, di loka Majelis Darul Hasyimi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Pesan pertama, KH. Maimoen Zubair yang pada waktu sambil meneteskan air mata dan memegangi tangan, kata Nusron, aktivis NU dari berbagai tingkatan untuk tidak mau dan tidak boleh diadu domba dengan Ahlul Bait (Habaib) dan tidak boleh diadu domba juga dengan sesama NU.

"Aktivis NU nir boleh terpancing dan bermusuhan menggunakan Ahlul Bait (Habaib)?. Beliau juga berpesan, ?Kalau kamu ingin berpegang sama orang NU yang habib & habib yang NU, peganglah Habib Luthfi, karena ia ulama habib yg Jawa serta orang Jawa yg paham habib," lanjut mantan ketua umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor itu.

Pesan kedua, Mbah Moen bercerita tentang KH. Wahab Hasbullah, NU harus nasionalis dan Indonesia harus NU. Dalam hal ini, Nusron memahami, bahwa cara keberagamaan Indonesia sebagaimana tata caranya Nahdlatul Ulama.

"Sambil mengutip sebuah ayat yg tak jarang dia sampaikan, kemudian mengutip tafsir dari Syekh Ramadhan Al-Buthi bahwa kebangkitan peradaban Islam akan muncul dan tiba dari Indonesia," papar Nusron.

Habib Luthfi, Mbah Maimoen, & Gus Mus

Sebagaimana liputan Mbah Moen, lanjut Nusron, peradaban Islam memiliki tujuh fase yang puncaknya nanti pada Indonesia. Fase pertama adalah zaman Nabi Muhammad. Kedua, fase 4 Sahabat Khulafaur Rasyidin. Ketiga, fase Bani Umayyah, keempat Bani Abbasiyah. Kelima, fase kaum sufi dan intelektual (Ibnu Rusyd, Ibnu Sina, dan lain-lain). Keenam, fase Turki Utsmani, dan ke 7 merupakan fase Indonesia.

"Kebangkitan Islam akan tiba berdasarkan sebuah negara pada mana negara itu adalah pembuat biji-bijian, bukan negara Islam tapi dominan Islam, & terdapat ajaran Nasrani dan terdapat jua ajaran Yahudi," ungkapnya.

"Itu dimaknai Sayyid Ramadhan Al-Buthi & dikutip berkali-kali oleh Mbah Maimoen adalah Indonesia. Oleh karena itu, NU harus menjadi kekuatan nasionalis pada Indonesia," tegas Nusron tentang pesan terakhir dari Mbah Moen.

Dalam peringatan malam ketujuh wafatnya Mbah Moen itu, hadir juga Syuriyah PBNU KH. Zulva Musthofa, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini & ditutup dengan taushiyah dan doa menurut Habib Luthfi.

Wallahu A?Lam

Sumber: Situs PBNU

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Mbah Maimoen: Warga NU Jangan Memusuhi Habib"