Dua Bahaya Besar Akibat Melakukan Zina

Di balik larangan-embargo Allah, tersimpan selaksa pesan tersirat yg sangat akbar sekaligus kemaslahatan bagi umat insan itu sendiri. Ini merupakan nir terdapat yang sia-sia pada setiap ketetapan-Nya. Begitu pun dalam embargo berzina.

Larangan tersebut keliru satunya diumumkan dalam ayat berikut: ?Dan janganlah engkau mendekati zina? (QS. Al-Isra?: 32).

Belum lagi yg diperingatkan melalui sabda Rasulullah shallallahu ?Alaihi wasallam, misalnya yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas, ?Wahai para pemuda Quraisy, janganlah kalian berzina. Ingatlah, siapa saja yang menjaga kemaluannya, dia berhak mendapat nirwana,? (HR. Hakim).

Ancaman hukumannya pun tidak ringan, baik pada dunia maupun di akhirat kelak. ?Perempuan yg berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang menurut keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan pada keduanya mencegah kamu buat menjalankan agama Allah, jika kamu beriman pada Allah, dari hari akhirat, & hendaklah aplikasi hukuman itu disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman," (QS. An-Nur: dua).

Melalui haditsnya Rasulullah shallallahu ?Alaihi wasallam pun menyatakan, ?Tidak terdapat dosa yang lebih akbar pada sisi Allah, selesainya syirik, kecuali dosa seorang lelaki yang menumpahkan spermanya pada rahim perempuan yang nir halal baginya,? (HR. Ibnu Abi ad-Dunya).

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah menceritakan mimpinya, ?Sampai di suatu tempat misalnya tungku pembakaran. Tiba-datang terdengar bunyi gemuruh & riuh. Ternyata pada sana terdapat pria & wanita telanjang. Tak berselang lama , datanglah lidah barah berdasarkan bawah menuju mereka. Setelah lidah api itu mengenai mereka, mereka menjerit keras. Ketika pemandangan itu ditanyakan, dijelaskan bahwa sejumlah pria dan perempuan telanjang itu merupakan para pezina,? (HR. Bukhari).

Bahkan, keimanan para pezina pun dipertaruhkan, sebagaimana sabdanya yang diriwayatkan Abu Hurairah, ?Tidaklah seorang berzina jika dirinya beriman,? (HR. Bukhari).

Maka darinya, perzinaan dicap oleh Allah sebagai perbuatan keji dan seburuk-buruknya jalan. Dan janganlah engkau mendekati zina; sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yg keji dan suatu jalan yang tidak baik," (QS. Al-Isra?: 32).

Ayat ini kentara merupakan larangan berzina, walaupun sekilas hanya terlihat larangan mendekatinya saja. Justru di sinilah letak kehebatan bahasa Al-Qur?An. Sebab umumnya, selesainya mendekati karena-sebab & hal-hal yg menjurus pada perzinaan, seseorang akhirnya berzina. Maka jauhilah karena-karena atau hal-hal yg menjurus tersebut!

Ilmu kedokteran jua sudah mengungkap bahwa perzinaan, seks bebas, dan homoseksual mengancam kesehatan manusia dengan berbagai macam penyakit berbahaya yg sulit diobati, seperti HIV/AIDS, sipilis, & gonorhoe. Sebagaimana diketahui, HIV sendiri adalah virus yg menyebabkan penyakit AIDS & menurunkan sistem kekebalan tubuh. Saat itulah penyakit, bakteri, & virus lain dengan mudah menggerogoti kesehatan penderitanya. Juga sudah diakui bahwa perempuan yang melakukan seks bebas dengan pria yang terjangkit penyakit ini dipastikan akan tertular.

Boleh jadi ini pula sebagian dampak perzinaan yang dimaksud Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Umar,  “Wahai kaum Muhajirin, ada lima perkara yang apabila diuji dengan lima perkara itu -aku berlindung pada Allah- kalian akan mengetahui akibatnya. Di antaranya, tidaklah tampak perbuatan keji seperti yang dilakukan kaum Nabi Luth (homoseksual) bahkan mereka berani terang-terangan, kecuali di tengah mereka akan merebak tha‘un dan berbagai penyakit yang belum pernah dialami para pendahulu mereka,” (HR. Ibnu Majah).

Selain itu, perzinaan pula mengakibatkan rusaknya garis keturunan. Maka, pantaslah Allah mewajibkan hadiah hukuman (had) bagi para pelakunya demi menjaga kehormatan mereka, menghindari kekacauan garis keturunan, & membentuk rakyat yang bersih.

Dua imbas jelek lainya yg disebabkan dampak perzinaan & seks bebas, jua pernah diungkap sang Doktor An-Nasimi.

Pertama, lepasnya kendali manusia dalam memenuhi kebutuhan biologis, naluri, dan nafsunya. Juga tak diragukan hal itu dapat menyebabkan bahaya terhadap kesehatan individu, menghancurkan eksistensi keluarga sebagai fondasi bangunan masyarakat.

Kedua, perzinaan dan seks bebas akan menyebabkan seseorang lari dari pernikahan yang sah dan tanggung jawab membangun keluarga yang merupakan fondasi bangunan masyarakat. Itulah yang membuat lepasnya ikatan masyarakat dan terbentuknya individu-individu yang amoral. (Lihat: Abdul Basith Muhammad al-Sayyid, al-I’jaz al-‘Ilmi fi al-Tasyri‘ al-Islami, hal. 342).

Oleh karena itu, supaya nir terjerumus ke dalam lembah perzinaan, siapa pun yg sudah sanggup, terutama kaum muda-mudi, hendaknya segera menikah. Sekalipun belum siap, maka ikutilah tuntunan Rasulullah, sebagaimana yang dinyatakan pada haditsnya:

?Wahai para pemuda, siapa saja di antara kalian yang sudah bisa ba?At (menikah), maka menikahlah! Sebab, menikah itu lebih mampu menundukkan (menjaga) pandangan dan memelihara kemaluan. Tetapi, siapa saja yg nir mampu, maka usahakan beliau berpuasa. Sebab, puasa adalah penekan nafsu syahwat baginya,? (HR. Muslim).

Demikianlah sekelumit tentang embargo, siksaan, & bahaya perzinaan. Semoga berguna.

Wallahu A?Lam

Sumber: Situs PBNU

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Dua Bahaya Besar Akibat Melakukan Zina"