Doa Agar Hati Selalu Bahagia

Spirit Nabi Yunus dalam berzikir guna menggantikan kesusahannya sebagai kebahagiaan perlu kita model. Saat Nabi Yunus ditelan oleh seekor paus besar , saat terjun ke samudera . Tetapi menggunakan kuasa Allah, Nabi Yunus tidak tewas pada perut ikan tersebut. Sebab Allah memerintahkan kepada paus buat menelan Nabi Yunus tanpa mematahkan tulangnya maupun memakan dagingnya.

Saat berada pada perut ikan tersebut, Nabi Yunus tersadar akan kesalahannya yg sudah meninggalkan kaumnya. Beliau pun meratapi dan memohon ampun pada Allah. Nabi Yunus berdoa:

??? ?????? ?????? ?????? ??????????? ?????? ?????? ???? ?????????????

?Ya Allah, Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Tuhan. Sesungguhnya saya sudah menganiaya diriku sendiri & saya termasuk golongan orang yg dzalim.?

Doa tersebut dikenal menggunakan doa Dzin Nun, doa yang selalu dipanjatkan oleh Nabi Yunus selama pada perut ikan paus hingga ikan tersebut menepi di pinggir dan memuntahkan tubuh Nabi Yunus. Adapun kita yg sedang tenggelam dalam kesedihan yang mendalam dan tak ada yang mampu melenyapkannya kecuali cahaya tadi.

Dalam kitab ?Risalah Mua?Wanah?, Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad memaparkan bahwa doa tersebut adalah nama-nama Allah yang agung (Ismullah al-a?Dzam), yang mana siapa saja yg tak jarang membacanya maka akan menghilangkan kesusahan dan kepedihan, serta menggantikannya dengan kebahagiaan yang ia inginkan.

Penjelasan Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad senada dengan QS. Al-Anbiya ayat 88:

?Maka Kami telah memperkenankan doanya & menyelamatkannya dari dalam kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yg beriman.?

Doa tadi cocok buat setiap insan yg ingin membarui kesusahan dalam dirinya menjadi sebuah kebahagian, karena pada doa tersebut masih ada pengakuan diri pada keesaan Allah serta pengakuan dosa yang sudah diperbuat. Sehingga setelah semuanya jernih, niscaya Allah akan mengabulkan apa yg diinginkan.

Wallahu A?Lam

Sumber: tebuireng.Online

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Doa Agar Hati Selalu Bahagia"