Sejarah Virus Mematikan Yang Pernah Melanda Dunia

Sejarah mencatat pada kurun saat 15 tahun, tepatnya dalam tahun 1911-1926, warga Indonesia pernah terjangkit endemi mematikan, yaitu Pes. Wabah yg bersumber berdasarkan virus yang dibawa sang kutu yg melekat dalam hewan tikus ini menyebabkan tewasnya lebih kurang 120.000 jiwa. Sebagian besar korban dari berdasarkan Jawa Tengah. Namun, endemi pertama kali terjadi pada Malang, Jawa Timur dan lalu merembet ke semua Pulau Jawa kala itu. Tidak poly rakyat warga yang memahami wabah tadi sebagai akibatnya kerap warga berpasrah diri bahkan hingga mendatangkan orang pandai (baca: dukun) segala. Namun hasilnya nihil.

Untuk mengatasi wabah besar Pes di Jawa tahun 1911-1926 yang merenggut sekitar 120.000 jiwa itu, pemerintah kolonial Hindia-Belanda menjalankan program pembongkaran hampir sejuta rumah. Rumah dibongkar di bagian atap, dinding anyaman, dan menutup lubang bambu tempat tikus bersembunyi. Gerak cepat pemerintah kolonial dalam menangani Pes ini tidak terlepas dari pengalaman tragis orang-orang Eropa yang terjangkit wabah serupa pada abad ke-14. Situs Historia mencatat, wabah Pes telah membunuh sekitar 60 persen populasi di Eropa pada waktu itu.

Dahulu, pengobatan menurut mantra spiritual buat menghadapi Pes ini tidak hanya dilakukan di Indonesia, namun pula dilakukan orang-orang Eropa di London menggunakan menggunakan jimat. Saat itu, mereka berupaya menelusuri asal dari penyakit mematikan ini. Sebelumnya, para penduduk memakai lintah buat menyedot keluar darah kotor berdasarkan tubuh. Sebagian lagi memakai spons yg dibasahi dengan cuka. Tetapi hasilnya nihil.

Baca: Shalawat Pencegah Virus atau Wabah Penyakit

Dikutip dari situs Tirto, warga London akhirnya mulai mencari siapa yang harus bertanggungjawab atas kematian massal ini. Mereka mulai mengaitkan wabah mematikan tersebut dengan Perang Sipil Inggris (1642-1651) hingga melintasnya komet di langit London pada Desember 1664. Namun, setelah ditelusuri secara mendalam, sumber masalahnya ternyata ada di sekeliling mereka: fasilitas sanitasi yang jadi sarang tikus got untuk berkembang biak dan berkeliaran. Tikus itu membawa kutu yang ditunggangi bakteri Pestis Yersinia. Akibat gigitan kutu pada manusia inilah penyakit pes bubo atau sampar menjadi wabah mematikan.

Wabah pes dalam tahun 1665 di London merupakan gelombang ke 2 berdasarkan wabah serupa yang pernah melanda seantero Eropa pada abad ke-14. Dikenal dengan insiden Maut Hitam (Black Death), antara 1347-1351, endemi pes sebagai galat satu pandemi paling mematikan dalam sejarah umat manusia menggunakan korban 75 juta hingga 200 juta jiwa.

Di Indonesia, endemi pes terakhir kali terdeteksi dalam tahun 2007 saat ditemukan 82 kasus pada wilayah Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur), Kabupaten Sleman (Yogyakarta), Kabupaten Boyolali (Jawa Tengah), dan Ciwidey (Jawa Barat). Pes masih tetap eksis kendati sedikit. Badan kesehatan dunia WHO mencatat, sepanjang tahun 2010-2015 kemudian terdapat tiga.248 kasus Pes pada dunia dengan 584 kematian. Epidemi paling parah terjadi pada Kongo, Madagaskar, dan Peru.

Jika ditarik menurut akar penyebab endemi yg pernah menghampiri Indonesia dan rakyat dunia, fauna merupakan semacam ?Media tanam? Bagi virus sebelum menyerang manusia. Tercatat, virus mematikan pernah menyebar misalnya SARS, MERS, jua Ebola.

Baca: Kumpulan Hadits Tentang Virus Menular (Wabah Penyakit)

Pada 16 November 2002, kasus pertama penyakit pernapasan akut terjadi pada Kota Foshan, Provinsi Guangdong, Cina. Ketika itu energi medis di Cina gagal mendeteksi jenis penyakit yg lalu mewabah di global. Cina jadi titik tolak penyebaran Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) ke lebih berdasarkan 25 negara di semua dunia. SARS merupakan virus menular yg berkembang dari penampungan fauna, misalnya kelelawar, lalu menyebar ke hewan lain seperti kucing dan musang, lalu ditularkan ke insan. SARS amat menyita perhatian dunia.

Sejak mulai ada pada tahun 2002 sampai 2003, virus ini meluas sampai 26 negara & 8.000 kasus dilaporkan dampak SARS & membunuh hampir 800 orang di semua global. Begitu pula menggunakan Mers (Middle East Respiratory Syndrome). Virus yg pertama kali ada di Arab Saudi dalam 2012 ini jua menyerang saluran pernapasan.

Baca: Ternyata Virus Corona Sudah Diprediksi Ulama Sejak 2010

Menurut laporan WHO, MERS menginfeksi ribuan orang pada lebih menurut 26 negara & lebih kurang 35 persen orang yang terinfeksi MERS tewas. Sekitar 2.494 kasus dilaporkan terkait MERS, termasuk 858 sudah mangkat dunia. Sebagian besar kasus MERS terjadi di Saudi Arabia.

Belum genap satu dekade atau 10 tahun, dunia pulang digegerkan virus yang jua menyerang saluran pernapasan. Virus jenis corona yg awalnya dinamakan 2019-nCov lalu dalam perkembangannya dinamakan virus corona baru atau Covid-2019 pertama kali ditemukan pada Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Penyebaran virus corona baru ini terbilang cepat. Sejak pertama kali ditularkan, sampai waktu ini WHO melaporkan terdapat sekitar 64 negara yang terserang virus ini, termasuk pada Indonesia yg menemukan dua perkara. Jumlah masalah positif infeksi virus corona Covid-19 masih terus bertambah di semua global.

Selain itu, angka kematian teru bertambah dan mengalami peningkatan signifikan di beberapa negara. South China Morning Post melansir, hingga Senin (dua/tiga) lalu total masalah infeksi virus corona yang sudah tercatat pada seluruh global sebanyak 88.227 perkara. Dari kasus-perkara tadi, ada tiga.006 kematian yg terjadi pada semua global dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 41.997.

Sumber: Situs PBNU

ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Sejarah Virus Mematikan Yang Pernah Melanda Dunia"