Kisah Penuh Hikmah: Kisah Pohon Pakis dan Pohon Bambu

Suatu ketika ada seorang pria yang meninggalkan segalanya. Pekerjaannya, hubungannya dan berhenti hidup. Lalu ia pergi ke hutan dan berdoa untuk terakhir kalinya pada Tuhan. Kemudian Malaikat pun datang menghampirinya.

"Apakah kau bisa memberiku satu alasan yang baik, untuk jangan berhenti hidup dan menyerah?" tanya pria tersebut pada Malaikat.

Lalu Malaikat menjawab, "Coba lihat sekitarmu... Apakah kamu bisa melihat pakis dan bambu?"

"Ya" kata pria itu

"Ketika menanam benih pakis dan benih bambu Tuhan merawat keduanya dengan sangat baik.

Tuhan memberi keduanya cahaya, juga memberikan air.

Kisah Penuh Hikmah: Kisah Pohon Pakis dan Pohon Bambu

Pakis tumbuh cepat di bumi, daunnya yang hijau dan segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara benih bambu itu tidak menghasilkan apapun, tapi pakis tidak menyerah.

Di tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada yang muncul dari benih bambu. Namun pakis tidak menyerah.

Di tahun keempat pun benih bambu belum juga memunculkan sesuatu, tapi pakis tetap tidak menyerah.

Sampai akhirnya ditahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.

Dibanding pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.

Tapi 6 bulan kemudian, tunas kecil yang tidak bermakna itu tumbuh menjadi bambu yang menjulang sampai 100 kaki

Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.

Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.

Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tak sanggup diatasi ciptaan-Nya" kata Malaikat pada pria itu

"Tahukah kamu, anak-Ku... disaat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat hidup ini, kamu sebenarkan sedang menumbuhkan akar-akar.

Tuhan tidak meninggalkan bambu itu, Tuhan juga tidak akan meninggalkanmu.

Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Bambu mempunyai tujuan yang berbeda dengan pakis tapi keduanya membuat hutan menjadi lebih indah.

Waktumu akan datang.

Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi" kata Malaikat lagi

Pesan Moral

Janganlah kita mengeluh dengan hidup ini.

Bersyukur itu jauh lebih baik.

Tuhan selalu menambah kenikmatan dari umat-Nya yang mau bersyukur.

Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya.

Selalu ada pelangi sehabis hujan. Selalu ada hikmah dibalik semua cobaan.

Sumber : http://www.kompasiana.com/managementhgz

Tidak ada komentar untuk "Kisah Penuh Hikmah: Kisah Pohon Pakis dan Pohon Bambu"